.jpg)
Tadi malam, 8 Januari 2010, kakak ku yang cantik (Mba Yul) sms..
"Anti, Ingdida malem ini masuk rumah sakit. Doain ya.."
Sontak saya kaget, ada apa dengan kakakku yang cantik juga (Ingdida)?? Hmm..sakit apa??
Karena khawatir, saya langsung telpon Ingdida..
"Assalamualaikum Ingdida, katanya masuk rumah sakit.. Kenapa??"
"Ya Allah.. Anti kemana aja sih? Ini kan udah sembilan bulan.."
ASTAGA!! Masa aku lupa???? *dalam hatiku..
"WOOOOWW.. ASIIIKK.. Aku punya keponakan lagi (keponakan keduaku dari Ingdida).."
sambil loncat-loncat dan berteriak-teriak saking senangnya.. Sampai-sampai teman satu kontrakanku keheranan.
"Kenapa Nti?? seneng banget." Handinyo bertanya dengan heran.
"Gue mau punya keponakan lagi.. Hore.. Hore.. Hehehehe."
"Waaah.. asik doong.. Trus lo pulang?"
"Iya, pulang besok subuh. Soalnya jadwal operasi kakak gue jam 8 pagi besok. Pokoknya gue harus liat!"
Malam itu, masih pukul 9 malam. Dengan niat yang teguh untuk bangun subuh-subuh, aku langsung pergi ke kamar mandi untuk sikat gigi, cuci muka, cuci, tangan, cuci kaki, dan lainnya.. Lalu bergegas tidur..
--------------
Pagi-pagi (ngga tau jam berapa), yang jelas tgl 9 Januari 2010
"Anti, lo ga jadi pulang? Katanya mau pulang subuh.." Tiba-tiba Handinyo membangunkan aku yang sedang lelap tertidur.. (FYI, aku lagi dalam pengobatan, jadi suka ngantuk-ngantuk akibat efek samping obat).
"Ya Allah!! Yaaah.. Ngga banguuuuuunn.. Yaahh" Aku hanya bisa beryah-yah ria.
Tiba-tiba.. Ringtone spongebob dari handphoneku brbunyi..
Are you ready kids?
Aye.. Aye.. Captain
I can't hear you
Aye.. Aye.. Captain
Uuuuuuuuuuuuu..
dst dst
"Anti udah dimana?" Mba Yul telepon.
"Di kasur.."
"Lho, katanya mau pulang."
"Iya, tapi baru bangun nih."
"Anaknya Ingdida udah lahir lho."
"Alhamdulillaaaaaaaaah. Yaudah Anti secepatnya ke Jakarta ya."
Aku seneng banget!!! Aku punya keponakan lagi. Jujur saja, aku termasuk pecinta anak kecil. Sering aku membayangkan aku berada ditengah-tengah keponakan-keponakanku yang lucu. Cuma aku dan keponakan-keponakanku. Bahkan, aku sempat memikirkan sebuah rencana untuk menculik mereka dan mengajak mereka bermain ke DUFAN. Iyeey.. Pasti menyenangkan! (pstt... ini akan aku lakukan ketika mereka cukup umur untuk diculik..hehe)
-------------
Perjalananku menuju Jakarta membutuhkan waktu 3 jam. Di benakku, aku sudah terbayang-bayang aku sedang berlari-lari bersama Haninyo (keponakan pertamaku dari Ingdida) di rumah sakit dan berdua kita melihat the baby girl, keponakan keduaku, yang tak lain dan tak bukan adalah adiknya Haninyo.. Dan di kepalaku terbayang Haninyo menunjuk sang adik sambil berkata, "dede..dede.." Ooooh lucunyaaa.. Tak sabar aku untuk bertemu Haninyo dan adiknya (sampai sekarang masih anonim alias belum punya nama. Hmm.. ada usul?? hehe)
Akhirnya aku tiba di Jakarta sekitar jam 6 sore dan langsung menuju RS ASRI tempat Ingdida dirawat, dan tiba di sana jam setengah 7 malam.
Astaga, lupa nanya ruangan nomor berapa! Handphoneku saat itu dalam keadaan mati tanpa batre. Inisiatif aku bertanya ke tempat informasi dan pendaftaran.
"Sus, ruangannya dr.Linda yang baru melahirkan dimana ya??" sambil meniru gaya bicara pada scene kaya di film-film.
"Di ruang 316, lantai 3."
Tanpa basa-basi dan hanya meninggalkan kata terimakasih, aku langsung bergegas pergi meninggalkan tempat informasi menuju kamar 316 lantai 3.
Memasuki ruangan 316, terasa sangat sepi. Aku hanya bertemu dengan Ingdida, kakak iparku (A' Asep) dan the baby girl. Yaah.. ternyata aku terlambat. Haninyo udah pulang. Hmm.. terpaksa aku harus menunggu hingga pagi untuk bertemu Haninyo.
Tapi ngga apa-apa.. Aku sudah bertemu dengan the baby girl. And you know what? She's so tiny and cute. ;)


0 komentar:
Poskan Komentar